Bogor – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah sukses menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema “Mahasiswa Muslim Global: Menghadapi Tantangan Dakwah, Bisnis dan Fiqih Muamalah di Era 5.0”, pada Senin (1/12), di Gedung Kampus STAI Al-Fatah, Cileungsi, Kab. Bogor.
“Acara ini bertujuan untuk membahas bagaimana mahasiswa muslim dapat beradaptasi dan menghadapi tantangan di era digital, serta memperkuat peran mereka dalam dakwah, bisnis, dan penerapan fiqih muamalah yang relevan,” ujar Thayyibi selaku Ketua panitia.
Seminar tersebut menghadirkan empat narasumber terkemuka, yaitu:
– DR. Ahmed Abdul Malik, Dosen Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), yang membahas perspektif global tentang peran mahasiswa muslim.
– Deni Rahman, M.I.Kom, yang mengulas tantangan dakwah di era digital.
– Imam Santoso, M.I.Kom, yang membahas strategi bisnis syariah di era 5.0.
– Parwis, LC, M.H, yang mengulas fiqih muamalah dalam konteks ekonomi digital.
Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan global, serta memperkuat kontribusi mahasiswa dalam masyarakat.