STAI Al-Fatah Launching Al-Fatah Press, Dorong Budaya Menulis dan Membangun Budaya Ilmu

Bogor – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah Bogor secara resmi melaunching Al-Fatah Press dalam rangkaian kegiatan Studium General Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Gedung Kampus STAI Al-Fatah Bogor. Kehadiran Al-Fatah Press menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat budaya akademik, khususnya melalui kegiatan membaca, menulis, dan menerbitkan karya ilmiah maupun buku.

Launching Al-Fatah Press menjadi salah satu momentum penting dalam pengembangan tradisi intelektual di lingkungan STAI Al-Fatah Bogor. Melalui lembaga penerbitan ini, kampus mendorong sivitas akademika, khususnya dosen dan mahasiswa, untuk produktif menghasilkan karya yang tidak hanya menjadi dokumentasi pemikiran, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat luas.

Dalam sambutan Ketua Al-Fatah Press, Bahron Ansori, yang disampaikan oleh Imam Santoso, M.I.Kom, ditegaskan bahwa program penerbitan buku memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun budaya ilmu. Menurutnya, buku memiliki peran penting sebagai media untuk menyimpan dan mendokumentasikan ilmu pengetahuan agar dapat dipelajari serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Program penerbitan buku sama dengan membangun budaya ilmu. Buku tempat menyimpan ilmu untuk generasi berikutnya,” ujar Imam Santoso saat menyampaikan sambutan Ketua Al-Fatah Press. Ia menambahkan bahwa budaya akademik tidak dapat dilepaskan dari tiga aktivitas utama, yaitu menulis, membaca, dan menerbitkan buku.

Lebih lanjut, Imam Santoso menekankan pentingnya membangun kebiasaan menulis di kalangan sivitas akademika. Menurutnya, membaca merupakan proses untuk memperoleh dan memperkaya ilmu pengetahuan, sedangkan menulis menjadi sarana untuk memastikan ilmu tersebut dapat terus hidup dan memberikan manfaat bagi generasi setelahnya.

“Membaca membuat kita berilmu, tapi menulis membuat ilmu kita diwariskan untuk generasi berikutnya,” ungkap Imam Santoso. Pernyataan tersebut menjadi pesan utama dalam launching Al-Fatah Press sekaligus ajakan kepada mahasiswa dan dosen untuk menjadikan aktivitas menulis sebagai bagian dari budaya akademik di lingkungan STAI Al-Fatah Bogor.

Dengan hadirnya Al-Fatah Press, STAI Al-Fatah Bogor berharap semakin banyak karya yang lahir dari lingkungan kampus dan dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan dakwah. Launching ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem akademik yang produktif, di mana membaca, menulis, dan menerbitkan menjadi bagian dari tradisi sivitas akademika serta menjadi sarana mewariskan ilmu dan gagasan kepada generasi mendatang.